TANAMAN YANG MEMPERCANTIK KULITMU


Dibawah ini tanaman-tanaman yang dapat digunakan untuk mempercantik kulitmu:
Lidah Buaya
Lidah Buaya

Sirih

Bidara

Binahong

Kunyit

Lengkuas

Jahe


Kencur


Kembang Sepatu


Bunga Melati

Bunga Kenanga

Bunga Mawar

Bunga Rosella

Bunga Lavender

Pandan

Kemangi

Sereh

Seledri

Teh Hijau

Pegagan

Daun Mint

Daun Nimba

Daun Basil

Daun Kelor

Daun Sirsak

Alfalfa





CARA MEMBUAT SABUN DENGAN PROSES PANAS



Membuat  sabun dengan cara proses panas tidak begitu sulit. Hampir sama dalam proses pembuatannya dengan proses dingin, hanya ini membutuhkan ketelitian, kehati-hatian lebih dan waktu yang lebih panjang dibandingkan dengan proses dingin.
Keselamatan Dalam Pembuatan:
Sama seperti memperhatikan keselamatan dalam pembuatan sabun dengan proses dingin demikian pula dengan proses panas. Jangan sampai tangan kita iritasi karena terkena minyak pada saat dipanaskan. Perhatikan dengan baik:
  • Sarung Tangan. Memakai sarung tangan ini tidak bisa ditawar karena tangan kita langsung bersentuhan dengan bahan-bahan yang digunakan untuk membuat sabun.
  • Kacamata. Gunakan kacamata ketika proses membuat sabun agar tidak terkena percikan bahan yang akan merusak mata.
  • Jauhkan anak-anak dari ruang kerja. Kecuali jika mereka ingin memaksa untuk melihat, anda harus juga memaksa untuk mengenakan perlengkapan pelindung bagi anak-anak.
  • Ventilasi yang baik. Saat mencampur Kaustik soda ke dalam air aka nada gas yang dilepaskan. Gas yang dilepaskan ini jika terhidup hidung akan berefek panas dan mual bisa jadi sakit kepala. Oleh karena ketika melarutkan kaustik soda sebaiknya di dalam ruangan yang berventilasi yang baik atau kalau tidak gunakan masker yang rapat.
  • Jangan gunakan wadah atau alat dari bahan aluminium. Bahan alkali akan mempengaruhi logam aluminium. Lebih baik menggunakan wadah atau peralatan dari stainless steel atau dari plastik.
  • Sediakan Cuka. Cuka dapat membantu meringankan rasa perih atau panas ketika kulit kita terkena bahan pembuat sabun. Kalau sampai terkena secepatnya bilas dengan air dingin yang mengalir. Bisa juga dengan buah Asem jawa yang direndam dalam air dan air rendaman itu bisa digunakan untuk obat meredam rasa perih atau panas pada kulit.


CARA MEMBUAT SABUN ALAMI


Membuat sabun alami itu mudah. Bisa dilakukan dirumah bahkan menggunakan peralatan yang dipakai dirumah tangga, seperti misalnya: kocokan telur, spatula, wadah plastik dll. Menurut informasi yang sudah beredar luas di internet maupun melalui buku dan yang jelas sudah saya praktekkan dirumah, ada 4 cara membuat sabun alami:

Proses Dingin. Proses dingin (Cold Process)
Dalam pembuatan sabun yang memakai Metode cold process atau Proses dingin, temperatur yang dianjurkan dalam pencampuran antara larutan alkali dan minyak adalah sekitar 45-50 derajat celcius. Proses dingin dilakukan dengan mencampurkan asam lemak dengan larutan sodium hidroksida (kaustik soda). Asam lemak ini bisa saja terdiri dari berbagai macam misalnya, mulai dari lemak sapi hingga minyak Nabati (Minyak Kelapa, Sawit, Zaitun,dll). Pembuatan sabun dengan proses yang mencampurkan sodium hidroksida kedalam  air dan mencampurkannya ke dalam minyak akan menghasilkan reaksi kimia yang disebut “saponifikasi”. Selama proses saponifikasi, minyak dan kaustik soda akan tercampur dan menjadi sabun – proses ini memerlukan waktu 6 minggu untuk menjadi sempurna.

Pembuatan sabun dengan proses ini lebih mudah dibandingkan dengan proses lainnya tetapi tetap memerlukan perlengkapan keselamatan seperti kacamata dan sarung tangan. Cara membuat sabun proses dingin diperlukan langkah-langkah yang tepat dan tetap harus hati-hati.
Sedangkan hasil Sabun dari proses ini memiliki kualitas yang sangat baik yaitu keras dan tahan lama. Berdasarkan minyak yang dipakai, maka anda dapat memperoleh berbagai jenis sabun, misalnya sabun yang berbusa banyak (minyak kelapa merupakan penghasil busa yang baik), sabun yang sangat lembut (jika anda memakai minyak zaitun) atau sabun yang melembabkan kulit (jika anda menambahkan shea atau cocoa butter atau minyak rami).

Proses Panas (Hot Process)
Proses panas merupakan cara yang telah digunakan sejak jaman dulu. Pada proses ini semua bahan dicampur menjadi satu dalam satu wadah dan dipanaskan, Perbedaan utama dari kedua proses ini adalah pemanasan. Proses pemanasan bahan akan mempercepat pembentukan sabun dan menghasilkan sabun yang lebih padat.
Pembuatan sabun dengan proses pemanasan membutuhkan ketepatan dalam mempersiapkan semua hal. Begitu anda mulai membuat sabun dengan proses pemanasan, maka pastikan bahwa semua hal telah siap, antara lain peralatan seperti wadah, sendok, cetakan, timbangan, pisau dan lain-lain. Demikian juga dengan perlengkapan keselamatan seperti sarung tangan, masker, alas meja dan bahan-bahan lainnya.
Untuk cara pembuatan sabun dengan proses panas ini yang harus diperhatikan adalah kesesuaian panas suhu cairan Kaustik Soda dengan Minyak yang dipanaskan.

Dilelehkan (Melt and Pour)
Secara teknis, semua sabun adalah “Sabun Gliserin”. Dalam sabun produksi pabrik, gliserin yang berlebihan pada sabun akan dibuang. Sehingga pada sabun buatan sendiri kaya akan gliserin karena tidak ada pembuangan gliserin.
Di pasaran, istilah Sabun Gliserin menunjuk pada sabun bening. Biasanya, sabun yang bening mempunyai ekstra gliserin yang ditambahkan untuk menghasilkan sabun yang berkhasiat melembabkan kulit. Gliserin adalah “pelembab”. Senyawa ini membawa kelembaban sendiri; berdasarkan teorinya, jika anda membasuh tangan dengan sabun gliserin, maka akan tersisa lapisan tipis gliserin yang memberi kelembaban di kulit.
Sabun dasar yang bening dapat dibeli dalam bentuk balok besar dan dapat dilelehkan, diwarnai dan diberi pewangi dan kemudian dicetak. Jenis sabun ini diberi nama “Lelehkan dan Tuangkan” sedangkan seni melelehkan dan menuangkan sabun ini disebut “Penuangan Sabun”. Cara ini sangat popular karena mudah dilakukan, karena tidak memerlukan perlengkapan keselematan, bahkan anak-anakpun dapat mengerjakannya.

Daur Ulang (Rebath)
Cara ini adalah bentuk lain dari proses dingin. Cara ini dapat dilakukan dengan memarut atau memotong sabun yang sudah jadi dari proses dingin, kemudian masukkan dalam kukusan atau panci, panaskan hingga sabun meleleh. Tambahkan pewarna atau pewangi dan cetaklah. Cara ini biasanya digunakan untuk mengawetkan bau dan khasiat dari minyak esensial. Selain itu jika pada proses pembuatan sabun mandi yang lain terdapat sisa, bisa di “Rebatch”.
Proses ini juga hampir sama dengan proses melt and Pour, hanya yang membedakannya adalah sabun yang tidak jadi dengan sabun dasar.

Sabun Coklat Susu


Coklat dan Susu adalah dua produk olahan yang sudah dikenal sejak berabad-abad lamanya. Pada awal mula sejarah dua produk ini hanya dikonsumsi sebagai minuman yang dipercaya mampu meningkatkan energi dan bergizi. Namun seiring berjalannya waktu kedua produk tersebut digunakan sebagai olahan makanan tetapi juga dipakai untuk perawatan tubuh. 

Makanan yang berasal dari coklat ini mengandung banyak senyawa yang sangat berguna bagi tubuh. Misalnya adalah vitamin B yang berfungsi memperlancar peredaran darah dan menjaga kesehatan saraf.
Coklat juga mengandung antioksidan (fenol dan flavonoid) yang jumlahnya tiga kali lebih banyak dibanding teh hijau. Zat ini berfungsi meningkatkan sistem imun dan menangkal radikal bebas.
Zat fenol pada antioksidan juga dapat mencegah risiko serangan jantung, stroke, darah tinggi, dan penyakit kanker. Sedangkan senyawa flavonoid bermanfaat membantu tubuh menyerap vitamin C, memperbaiki suasana hati, dan memperbaiki sel-sel yang rusak akibat radikal bebas.
Selain itu, olahan makanan ini mengandung fenitelamin yang berguna sebagai antidepresan ringan. Zat ini bekerja merangsang otak agar memproduksi endorfin dan dopamin untuk memunculkan perasaan senang, nyaman, dan penuh motivasi.
Ditambah lagi, kakao merupakan sumber magnesium yang dapat meningkatkan hormon progesteron yang membantu menguatkan rahim dan otot panggul menjelang persalinan. Hormon ini juga berfungsi memproduksi sel telur, ASI, dan mengatur siklus menstruasi.
Manfaat coklat lainnya yaitu mencegah kerusakan gigi karena mengandung theobromine yang mampu melawan bakteri penyebab gigi berlubang.
Saat ini, Cokelat, bisa dicampurkan sebagai perawatan rambut, tubuh dan juga wajah. Ada masker cokelat, lulur cokelat, sampo beraroma cokelat dan banyaak lagi.

Lalu bagaimana dengan susu?
Susu juga mempunyai sejarah yang cukup panjang yang dimanfaatkan oleh manusia. Sejak zaman Mesir kuno, susu sudah digunakan untuk merawat kesehatan dan kecantikan kulit. Cleopatra yang terkenal sebagai salah satu sosok ratu legendaris kepintaran serta kecantikannya., dipercayai menggunakan susu untuk merawat kecantikan kulitnya.  Cleopatra secara teratur mandi dengan susu, tepatnya susu keledai. Banyak kandungan Susu yang mampu merawat kulit tubuh, seperti Asam laktat, kalsium dan antioksidan. Kalsium adalah salah satu bentuk dari AHA (alpha hydroxyl acid) yang banyak terdapat pada susu sapi. Peran asam laktat ini ada banyak sekali yang berhubungan dengan kulit, dimulai dari kemampuannya untuk mengangkat sel kulit mati dengan alami tanpa menimbulkan efek iritasi. Nggak cuma bisa mengangkat sel kulit mati, AHA juga berfungsi untuk memicu produksi kolagen. Kolagen adalah senyawa protein di dalam tubuh yang membuat kulitmu menjadi lembut dan elastis, dan juga mengurangi keriput untuk wanita dewasa. Kalsium bersifat anti peradangan yang bisa mencegah bakteri penyebab jerawat membuat kulitmu kemerahan dan timbul bintik-bintik jerawat. Kekurangan kalsium harian bisa berdampak pada penuaan dini.  Sedangkan Vitamin yang ada pada susu adalah vitamin A, C, D, E, dan vitamin K. Tubuh memerlukan zat antioksidan yang dibantu dari makanan dan minuman sehat untuk menangkal efek buruk radikal bebas. Efek radikal bebas ke kulit bisa menyebabkan kulit jadi kering, muncul bintik-bintik hitam, nggak elastis, bahkan bisa menyebabkan kanker kulit dalam jangka waktu yang lama.  


Oleh karena hebatnya kandungan kedua produk tersebut maka, Dejavusoap mencoba untuk menyatukannya dalam satu buatan dengan corak swirl yang membangkitkan gairah pada saat kamu mandi