CARA MEMBUAT SABUN DENGAN PROSES PANAS
Membuat sabun dengan cara proses panas tidak begitu
sulit. Hampir sama dalam proses pembuatannya dengan proses dingin, hanya ini
membutuhkan ketelitian, kehati-hatian lebih dan waktu yang lebih panjang
dibandingkan dengan proses dingin.
Keselamatan
Dalam Pembuatan:
Sama
seperti memperhatikan keselamatan dalam pembuatan sabun dengan proses dingin
demikian pula dengan proses panas. Jangan sampai tangan kita iritasi karena
terkena minyak pada saat dipanaskan. Perhatikan dengan baik:
- Sarung Tangan. Memakai sarung tangan ini tidak bisa ditawar karena tangan kita langsung bersentuhan dengan bahan-bahan yang digunakan untuk membuat sabun.
- Kacamata. Gunakan kacamata ketika proses membuat sabun agar tidak terkena percikan bahan yang akan merusak mata.
- Jauhkan anak-anak dari ruang kerja. Kecuali jika mereka ingin memaksa untuk melihat, anda harus juga memaksa untuk mengenakan perlengkapan pelindung bagi anak-anak.
- Ventilasi yang baik. Saat mencampur Kaustik soda ke dalam air aka nada gas yang dilepaskan. Gas yang dilepaskan ini jika terhidup hidung akan berefek panas dan mual bisa jadi sakit kepala. Oleh karena ketika melarutkan kaustik soda sebaiknya di dalam ruangan yang berventilasi yang baik atau kalau tidak gunakan masker yang rapat.
- Jangan gunakan wadah atau alat dari bahan aluminium. Bahan alkali akan mempengaruhi logam aluminium. Lebih baik menggunakan wadah atau peralatan dari stainless steel atau dari plastik.
- Sediakan Cuka. Cuka dapat membantu meringankan rasa perih atau panas ketika kulit kita terkena bahan pembuat sabun. Kalau sampai terkena secepatnya bilas dengan air dingin yang mengalir. Bisa juga dengan buah Asem jawa yang direndam dalam air dan air rendaman itu bisa digunakan untuk obat meredam rasa perih atau panas pada kulit.

0 Comments :
Post a Comment