Minyak Nabati

Showing posts with label Minyak Nabati. Show all posts
Showing posts with label Minyak Nabati. Show all posts

MINYAK KELAPA (COCONUT OIL)


Minyak Kelapa (Coconut Oil) berasal dari buah pohon kelapa. Ada beberapa cara untuk memperoleh minyak kelapa yang pertama melalui fermentasi, kedua melalui pemanasan dan yang ketiga melalui penyariangan. untuk proses yang kedua yaitu melalui pemanasan umumnya bisa dilakukan secara tradisional.
Sebelum menjadi minyak kelapa, daging kelapa mempunyai manfaat yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh karena daging buahnya mengandung 90% asam jenuh dan 105 asam tak jenuh. Kandungan mineral air kelapa terdiri atas kalium, natrium, kalsium, magnesium, tembaga, besi dan lain-lain.
Selain bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh, minyak kelapa juga bermanfaat untuk memelihara kecantikan kulit. Minyak kelapa salah satu dari bahan pembuatan sabun mandi alami, minyak ini diperlukan karena berfungsi sebagai penghasil busa dan menghasilkan sabun yang keras. Selain itu minyak kelapa menjadi agen pembersih pada sabun.
Untuk pembuatan resep sabun, minyak kelapa hanya digunakan 15% dari total campuran minyak, karena jika melebihi 15% akan mengakibatkan kulit kering. 

MINYAK KELAPA SAWIT (PALM OIL)


Minyak Kelapa Sawit (palm oil) termasuk minyak nabati yang diperoleh dari mesocarp buah pohon kelapa sawit. Sudah lama minyak sawit digunakan untuk minyak goreng selai itu pernah di Britania raya digunakan sebagai pelumas mesin. 
Minyak kelapa sawit kaya akan vitamin E sebagai antioksidan, juga mengandung fitosterol yaitu senyawa dalam berbagai jenis tanaman yang terbukti secara ilmiah dapat membantu menurunkan kolesterol. Minyak sawit mengandung asam lemak jenuh, selain itu terdapat kandungan asam palmitat yaitu salah satu asam lemak dengan konsentrasi tertinggi yang ada pada minyak kelapa sawit. Kandungan ini serupa dengan yang ditemukan dalam Air Susu Ibu (ASI).
Minyak sawit termasuk minyak yang mudah diproduksi dan  sering digunakan tidak hanya untuk variasi makanan tetapi juga digunakan untuk sebagai bahan kosmetik dan produk pembersih lainnya. 
Nah yang perlu diketahui dalam dunia "persabunan" ada 3 jenis minyak sawit yang digunakan (biasa ditemukan di soap calculator) seperti Palm Oil (CPO), Palm Kernel Oil dan Palm Kernel Oil Flakes. Apa perbedaan dari ketiganya?
  • Palm Oil atau Crude Palm Oil adalah minyak sawit  berupa minyak yang agak kental berwarna kuning jingga kemerah-merahan. CPO mengandung asam lemak bebas (EFA) 5% dan mengandung banyak Carolene atau pro vitamin E (800-900 ppm). Banyak kita jumpai di pasaran dengan berbagai merk untuk minyak goreng
  • Palm Kernel Oil adalah Berupa minyak putih kekuning-kuningan yang diperoleh dari proses ekstraksi inti buah tanaman kelapa sawit. Kandungan asam lemak sekitar 5 %.
  • Palm Kernel Flakes atau Butiran-butiran inti kelapa sawit diperoleh dari inti buah sawit yang retak. Butiran-butiran ini dapat menghasilkan sabun yang berwarna putih dan keras yang dapat menghasilkan busa di hampir semua jenis air. Butiran-butiran inti kelapa sawit ini adalah bahan utama yang sering digunakan oleh para pembuat sabun dengan persentase yang cukup tinggi. Jumlah yang dipakai biasanya sama dengan jumlah minyak inti kelapa sawit tetapi lebih mudah untuk dipergunakan. Minyak inti kelapa sawit tidak sama dengan minyak sawit.
    Pada saat pengiriman, butiran-butiran inti kelapa sawit dapat meleleh dan mengeras kembali jika terpapar suhu yang tinggi. Hal ini tidak akan merusak produk dan masih tetap dapat dipergunakan.

MENGENAL MINYAK NABATI



Minyak Nabati adalah minyak yang diperoleh dari bagian-bagian tanaman. Minyak nabati sudah banyak digunakan untuk keperluan rumah tangga  biasanya digunaka untuk menggoreng bahan makanan. Diantara minyak nabati yang biasanya digunakan diantaranya : minyak sawit, minyak kelapa, minyak zaitun, minyak kedelai, minyak jagung, minyak wijen dan minyak canola. Tetapi ada juga jenis minyak nabati yang tidak digunakan pada skala rumah tangga, seperti minyak castor (jarak), minyak jojoba, shea butter dan cocoa butter. Setiap minyak yang digunakan dalam proses pembuatan sabun mempunyai sifat dan fungsi tertentu. Diantaranya:

Minyak sawit (palm oil) :
Minyak kelapa sawit berwarna jingga kemerahan karena adanya kandungan zat warna karotenoid sehingga jika akan digunakan sebagai bahan baku pembuatan sabun harus dipucatkan terlebih dahulu. Minyak Kelapa sawit menghasilkan sabun mandi yang padat, bertekstur halus, melembabkan kulit dan mempercepat kondisi trace. Tetapi jika Minyak Kelapa Sawit digunakan 100% pada bahan sabun akan bersifat keras dan sulit berbusa, maka perlu dicampur dengan bahan lain.

Palm Kernel Oil

Minyak kelapa (coconut oil)
Minyak kelapa berwarna kuning pucat dan diperoleh melalui ekstraksi daging buah yang dikeringkan (kopra). Kegunaannya pada bahan pembuatan sabun untuk memadatkan sabun, memperbanyak busa, tetapi jika jumlahnya terlalu banyak akan menyebabkan kulit terasa kering.

Minyak zaitun (olive oil) :  
Minyak zaitun berasal dari ekstraksi buah zaitun. Fungsinya untuk memadatkan sabun, menghasilkan busa yang banyak, melembabkan dan melembutkan kulit. Untuk mendapatkan sabun yang lembut, gunakan lebih 50% dari total minyak yang anda gunakan. Minyak zaitun dengan kualitas tinggi memiliki warna kekuningan. Sabun yang berasal dari minyak zaitun cukup keras teksturnya  tapi lembut bagi kulit.
Dipasaran ada 2 jenis Minyak Zaitun yaitu Minyak Zaitun (Oilve Oil) Pomace dan Minyak Zaitun (Oilve Oil Grade A) atau Minyak Zaitun Extra Virgin.


Minyak jarak (castor oil) :

Minyak jarak dibuat dari biji buah jarak.Pohon jarak telah digunakan sebagai obat sejak jaman dulu. Hal ini dapat ditemukan di dalam sistem pengobatan tradisional Ayurveda di India. Salah satu fungsi luar utama minyak jarak adalah untuk mengobati berbagai penyakit dan iritasi kulit.
Minyak jarak jika diaplikasikan untuk pembuatan sabun mandi akan menghasilkan busa yang lembut, melembutkan dan melembabkan kulit. Namun jika terlalu banyak digunakan akan menghasilkan sabun yang lembek.

Minyak canola (canola oil) :
membentuk busa, melembabkan kulit, menghasilkan sabun yang bertekstur halus, melambatkan kondisi trace.

Minyak kedelai (soybean oil) :
mempunyai fungsi dan sifat yang sama dengan minyak canola, oleh karena itu dapat dipilih salah satu dalam resep sabun mandi 

Minyak jagung (corn oil) :
melembekkan sabun, menghasilkan busa pada sabun.

Minyak wijen (sesame oil)
Melembabkan dan melembutkan kulit, sabun bertekstur halus.

Minyak jojoba (Jojoba Oil) :
selain mempunyai fungsi yang sama dengan kedua lemak diatas, minyak ini dapat digunakan untuk mengurangi jerawat di wajah, serta mempunyai kandungan kimiawi yang sama dengan lapisan sebum  pada kulit manusia.

Minyak Biji Bunga Matahari (Sunflower seed Oil):

Minyak Biji Buah Anggur (Grapeseed Oil):

Minyak (Apricot Kernel Oil):
Minyak Kacang Almond (Almond Oil):
Minyak  Alpukat (Avocado Oil):
Minyak Biji Kapas (Cottonseed Oil):
Hazelnut Oil
Neem Oil

Pumpkin Seed Oil

Shea butter :
Fungsi pada sabun untuk memadatkan sabun, menghasilkan busa, melembabkan dan melembutkan kulit, mempercepat trace.

Cocoa butter :
Mempunyai manfaat dan sifat yang sama dengan shea butter.

Beeswax
Beeswax (malam) adalah