Minyak Nabati adalah minyak yang diperoleh dari
bagian-bagian tanaman. Minyak nabati sudah banyak digunakan untuk keperluan rumah
tangga biasanya digunaka untuk
menggoreng bahan makanan. Diantara minyak nabati yang biasanya digunakan
diantaranya : minyak sawit, minyak kelapa, minyak zaitun, minyak kedelai,
minyak jagung, minyak wijen dan minyak canola. Tetapi ada juga jenis minyak
nabati yang tidak digunakan pada skala rumah tangga, seperti minyak castor
(jarak), minyak jojoba, shea butter dan cocoa butter. Setiap minyak yang
digunakan dalam proses pembuatan sabun mempunyai sifat dan fungsi tertentu.
Diantaranya:
Minyak sawit (palm oil) :
Minyak kelapa sawit berwarna
jingga kemerahan karena adanya kandungan zat warna karotenoid sehingga jika
akan digunakan sebagai bahan baku pembuatan sabun harus dipucatkan terlebih
dahulu. Minyak Kelapa sawit menghasilkan sabun mandi yang padat, bertekstur
halus, melembabkan kulit dan mempercepat kondisi trace. Tetapi jika Minyak
Kelapa Sawit digunakan 100% pada bahan sabun akan bersifat keras dan sulit
berbusa, maka perlu dicampur dengan bahan lain.
Palm Kernel Oil
Minyak kelapa (coconut oil) :
Minyak kelapa berwarna kuning
pucat dan diperoleh melalui ekstraksi daging buah yang dikeringkan (kopra).
Kegunaannya pada bahan pembuatan sabun untuk memadatkan sabun, memperbanyak
busa, tetapi jika jumlahnya terlalu banyak akan menyebabkan kulit terasa
kering.
Minyak zaitun (olive oil) :
Minyak zaitun berasal dari ekstraksi buah zaitun. Fungsinya untuk
memadatkan sabun, menghasilkan busa yang banyak, melembabkan dan melembutkan
kulit. Untuk mendapatkan sabun yang lembut, gunakan lebih 50% dari total minyak
yang anda gunakan. Minyak zaitun dengan kualitas tinggi memiliki warna
kekuningan. Sabun yang berasal dari minyak zaitun cukup keras teksturnya
tapi lembut bagi kulit.
Dipasaran ada 2 jenis Minyak Zaitun yaitu Minyak Zaitun (Oilve Oil) Pomace dan Minyak Zaitun (Oilve Oil Grade A) atau Minyak Zaitun Extra Virgin.
Minyak jarak (castor oil) :
Minyak jarak dibuat dari biji buah jarak.Pohon jarak telah digunakan sebagai obat sejak jaman dulu. Hal ini dapat ditemukan di dalam sistem pengobatan tradisional Ayurveda di India. Salah satu fungsi luar utama minyak
jarak adalah untuk mengobati berbagai penyakit dan iritasi kulit.
Minyak jarak jika diaplikasikan untuk pembuatan sabun mandi akan menghasilkan busa yang lembut,
melembutkan dan melembabkan kulit. Namun jika terlalu banyak digunakan akan
menghasilkan sabun yang lembek.
Minyak canola (canola oil) :
membentuk busa, melembabkan
kulit, menghasilkan sabun yang bertekstur halus, melambatkan kondisi trace.
Minyak kedelai (soybean oil) :
mempunyai fungsi dan sifat
yang sama dengan minyak canola, oleh karena itu dapat dipilih salah satu dalam
resep sabun mandi
Minyak jagung (corn oil) :
melembekkan sabun, menghasilkan
busa pada sabun.
Minyak wijen (sesame oil) :
Melembabkan dan melembutkan
kulit, sabun bertekstur halus.
Minyak jojoba (Jojoba Oil) :
selain mempunyai fungsi yang sama dengan
kedua lemak diatas, minyak ini dapat digunakan untuk mengurangi jerawat di
wajah, serta mempunyai kandungan kimiawi yang sama dengan lapisan sebum pada kulit manusia.
Minyak Biji Bunga Matahari (Sunflower seed Oil):
Minyak Biji Buah Anggur (Grapeseed Oil):
Minyak (Apricot Kernel Oil):
Minyak Kacang Almond (Almond Oil):
Minyak Alpukat (Avocado Oil):
Minyak Biji Kapas (Cottonseed Oil):
Hazelnut Oil
Neem Oil
Pumpkin Seed Oil
Shea butter :
Fungsi pada sabun untuk memadatkan sabun, menghasilkan busa, melembabkan dan melembutkan kulit, mempercepat trace.
Cocoa butter :
Mempunyai manfaat dan sifat yang sama dengan shea butter.
Beeswax
Beeswax (malam) adalah