MEMBUAT SABUN ALAMI MINYAK ZAITUN


Minyak zaitun (Olive Oil) mempunyai manfaat yang baik untuk menjaga kelembaban kulit. Minyak zaitun ini mungkin merupakan salah satu minyak nabati pertama yang digunakan untuk membuat sabun.
Dalam 100ml minyak zaitun terkandung total 884 kalori (44 persen AKG Harian) dan 100gr lemak total, namun sebagian besar lemak yang terkandung adalah lemak tak jenuh tunggal sehingga termasuk lemak baik.
Selain minyak tak jenuh tunggal, Minyak zaitun kaya Vitamin E, K, A, antioksidan dan oleochantal yang bisa menghilangkan rasa tidak nyaman akibat peradangan di kulit wajah. Manfaat lain oleh kandungan minyak zaitun yang luarbias itu dapat melembabkan kulit dan menyembuhkan kulit kering.


PERALATAN PEMBUAT SABUN


Membuat sabun mandi alami tidak membutuhkan alat yang berharga mahal, tapi bisa menggunakan alat-alat yang biasa digunakan oleh ibu-ibu rumah tangga yang biasa masak atau biasa membuat kue; kecuali alat-alat tertentu seperti termometer.  Hanya yang perlu diperhatikan, jangan memakai peralatan yang terbuat dari aluminium karena akan....................justru bisa dipakai peralatan dari bahan plastik atau besi.
Dibawah ini adalah peralatan pembuat sabun yang dapat digunakan :
Wadah plastik atau stainless stell

Kocokan Telur

Solet

Timbangan

Wadah ukur

Celemek

Kacamata
Blender Stick

Selain Peralatan yang berhubungan dengan pembuatan sabun, juga ada peralatan yang berhubungan dengan cetakan dll.
Cetakan sabun: bisa dari karton, kayu ataupun dari pipa PVC


Khusus cetakan untuk sabun souvenir bisa memesan di internet atau di toko kue dengan bahan dari silicone.

Plastik Wrap untuk pembungkus sabun




MINYAK WANGI ATAU PARFUME


Sebelum kamu memahami tentang minyak wangi secara luas, ada baiknya kamu tahu perbedaan istilah yang digunakan mengenai minyak wangi. Ada yang menyebutnya minyak wangi tetapi ada yang menyebutnya parfum. Sebenarnya dua istilah yang berbeda ini mempunyai makna yang sama untuk menunjuk benda yang sama. wangi adalah wewangian yang dihasilkan dari proses ekstraksi bahan-bahan aromatik yang digunakan untuk memberikan aroma wangi bagi tubuh, obyek benda ataupun ruangan. Sedangkan kata "parfum" berasal dari bahasa Latin "per-fume" yang artinya "melalui asap" (proses ekstraksi juga). Hanya kemudian orang Indonesia, dipasaran minyak wangi menyebutnya dengan istilah parfum. Barangkali biar terdengar lebih keren.

Makanya tulisan saya, saya beri judul Minyak Wangi atau Parfume supaya kita mempunyai pemahaman yang sama mengenai penggunaan istilah minyak wangi atau Parfume. Seperti sudah disinggung diatas bahwa minyak wangi dihasilkan dari proses ekstraksi. Proses ekstraksi tersebut menghasilkan minyak esensial yang memiliki aroma wangi yang sangat pekat.  Kebanyakan minyak wangi yang dihasilkan berasal dari proses ekstraksi tumbuh-tumbuhan seperti, batang, kayu, bunga, akar atau daun.
Namun dalam sejarah minyak wangi ada yang berasal dari hewan seperti musk (kasturi) yang dihasilkan dari kelenjar rusa. Namun karena penggunaan satwa rusa semakin mengancam keberadaan mereka, maka sekarang umumnya minyak wangi minyak wangi sudah diganti dengan senyawa sintetik. Minyak wangi yang biasa dijual tidak terdiri dari sepenuhnya minyak esensial murni, melainkan telah melewati proses pencampuran dan pengenceran, campuran tersebut terdiri dari minyak esensial itu sendiri, air destilasi dan alkohol.
Dalam dunia per-sabun-an, yang berhubungan dengan minyak wangi, dikenal dengan istilah fragrance oil dan essential oil. Fragrance oil adalah adalah campuran sintetis yang meniru aroma essential oil atau bisa perpaduan bahan minyak wangi sehingga memunculkan aroma wangi yang sama sekali baru. Biasanya aroma Fragrance oil ini jauh lebih banyak jenisnya dibandingkan dengan essential oil.
Sedangkan Essential oil atau juga dikenal dengan istilah minyak atsiri adalah minyak wangi hasil distilasi (atau metode ekstraksi lain) dari konsentrat sari pati yang terdapat pada tanaman--dari akar, daun, bunga, batang. Minyak ini diekstraksi dari jaringan tanaman dengan cara yang berbeda tergantung pada kuantitas dan stabilitas senyawa. Tiga metode utama adalah: ekspresi, distilasi dan ekstraksi dengan pelarut. Biasanya dipasaran, harga essential oil ini jauh lebih mahal daripada fragrance oil. 
Baik Fragrance oil maupun Essential oil ketika digunakan untuk memberikan efek wangi pada sabun yang dibuat yang harus digunakan yang murni atau sering dikenal dengan nama bibit minyak wangi. Apa yang dimaksud dengan istilah bibit minyak wangi ini? Bibit minyak wangi itu adalah minyak wangi murni dijual dari kemasan pabriknya, belum dicampur dengan alkohol atau bahan lain. Untuk pembuatan sabun, minyak wangi yang digunakan adalah bibit minyak wangi (bisa fragrance oil atau essential oil).


CARA MEMBUAT SABUN DENGAN PROSES DINGIN


Membuat sabun dengan proses dingin ini tergolong cukup mudah. Langkah-langkahnya mudah untuk dilakukan dan bisa menggunakan peralatan yang ada di dapur (yang penting janga gunakan peralatan dari bahan seng atau aluminium). Siapkan semua yang dibutuhkan untuk memulai membuat sabun mandi padat
  1. Siapkan Bahan-bahan yang diperlukan (sesuai resep Sabun)
  2. Siapkan peralatan (seperti: spatula, kocokan telur, stik blender, wadah yang digunakan untuk pencampuran kaustik soda dengan air, wadah untuk pencampuran minyak dengan kaustik soda, cetakan sabun, .....lihat selengkapnya dalam peralatan pembuatan sabun padat)
  3. Siapkan Cetakan Sabun
  4. Siapkan Bahan Tambahan alami (seperti: Kopi, Susu, Rendaman air Teh hijau, bubuk daun kelor, dsb)

Setelah semuanya siap, waktunya kamu membuat sabun mandi padat dirumah sendiri dengan mudah dan menyenangkan. 

Langkah-langkah cara membuat sabun dengan proses dingin

Larutan Kaustik Soda
  1. Timbang air (sesuai resep)
  2. Timbang Kaustik Soda
  3. Kemudian tuang kaustik soda ke dalam air sedikit demi sedikit sambil diaduk pelan (jangan sekali-kali menuangkan air kedalam kaustik soda).
  4. Setelah itu diamkan dan masukkan termometer untuk mengukur suhu yang diperlukan untuk proses pembuatan sabun (biasanya suhu yang diperlukan dalam proses dingin ini  sekitar 40-60 derajat celcius).
Larutan Minyak 

Tuangkan beberapa Minyak Nabati ke wadah (bisa menggunakan 2 campuran minyak atau 3 bahkan bisa lebih sesuai dengan resep yang dibuat).

Proses Saponifikasi
  1. Setelah larutan kaustik soda mencapai suhu yang diinginkan (sekitar 40-60 derajat c) kemudian tuangkan ke dalam larutan beberapa minyak (Jangan sekali-kali menuangkan minyak ke dalam larutan kaustik soda).
  2. Tuangkan pelan-pelan sambil diaduk, sampai waktu trace tercapai
  3. Tambahkan bahan alami : misalnya air serai, bubuk kopi, dsb sambil terus diaduk
  4. Tambahkan warna (Optional)
  5. Tambahkan Minyak Wangi (Bisa Fragrance Oil atau Essential Oil)
  6. Setelah itu secepatnya tuangkan kedalam cetakan agar tidak memadat diwadah pencampuran.
  7. Tutup cetakan (bisa ditutup plastik atau kain wadahnya) selama 24-48 jam)
  8. Setelah 24-28 jam, sabun keluarkan dari cetakan dan potong sesuai kebutuhan.
  9. Tunggu sampai 2 minggu baru bisa digunakan untuk mandi.
  10. Selesai
Mudah bukan! Buat saja sendiri dirumah cara membuat sabun dengan proses dingin itu mudah dan menyenangkan.